Safari dakwah Gubernur NTB, Dr. KH M. Zainul Majdi yang sarat rasa politiknya terkesan tak bisa lagi dibendung. Padahal kehadiran pria yang berjuluk Tuan Guru Bajang (TGB) ini, dalam rangka memenuhi undangan acara yang digelar berbagai klompok masyarakat secara mandiri di berbagai pelosok tanah air.
Setelah pekan lalu memenuhi undangan sebuah lembaga pendidikan Islam besar Majelis Al-Ihya di Bogor, kini Kamis, (15/3) TGB yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Al Azhar itu mengunjungi Pondok Pesantren Cintawana Singaparna Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kunjungan TGB diawali dengan shalat subuh berjamaah, kemudian dilanjut dengan kuliah subuh di Masjid Jamie Pondok Pesantren yang bertajuk “Mengukuhkan Moderasi Islam di Indonesia”.
Di depan jamaah shalat shubuh yang terdiri dari para tokoh ulama, pemerintahan, para santri dan masyarakat umum ini, TGB yang kini mulai santer disebut-sebut berpotensi untuk maju menjadi Cawapres maupun Capres 2019 ini, menyampaikan pentingnya peranan pondok pesantren dalam membangun Indonesia.
Menurut TGB, apa yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia, sesungguhnya telah tersedia di pondok pesantren.
”Apa-apa yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia yang sesuai dengan amanat pendiri bangsa ini, ada di pondok pesantren, dengan konsep wasatiyah-nya” ungkap TGB.
Lebih jauh dijelaskan hafif qur’an yang juga politisi ini, bahwa konsep wasatiyah di pesantren mengajarkan tentang konsep moderasi dan literasi.
“Konsep inilah yang dibutuhkan,” tegasnya, seraya menekankan bahwa para santri harus bisa bersaing dan berkontribusi dalam membangun bangsa ini dengan tetap mengedepankan konsep moderasi tersebut.
Agenda lain TGB selama di Tasikmalaya, seperti diungkapkan paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir Jawa Barat, siang ba’da dzuhur dijadwalkan menyampaikan tausiyah dengan tema yang sama di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Acara yang akan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 14.00 WIB itu, akan diawali dengan Sholat Dzuhur Berjamaah dan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar.
“Insya Allah para jamaah akan diberikan doorprize berupa 2 Paket Ibadah Umroh selesai acara tablig oleh beliau,” tulis undangan dari Paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir Jawa Barat, yang beredar luas di jejaring sosial. (pri)