Sudah Berlangsung 4 Hari, Polda Jatim Gagalkan 1700 Warga Berangkat Aksi 22 Mei

Sudah Berlangsung 4 Hari, Polda Jatim Gagalkan 1700 Warga Berangkat Aksi 22 Mei

Telusur.co.id -

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) aktif memberikan masukan langsung dan kegiatan sweeping terhadap warga yang akan bepergian untuk mengikuti aksi pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2019 di Jakarta.

“Total hampir 1700 atau sekitar 1680an warga Jatim yang kita gagalkan untuk keberangkatan para masa aksi 22 mei,” ujar Kapolda Jatim Irjen. Pol. Luki Hermawan pada awak media di acara Buka Bersama Forkopimda Prov. Jatim bersama Pimpinan Redaksi dan Wartawan Se-Jawa Timur di Mapolda Jawa Timur. Selasa, (21/5/2019).

Ribuan warga tersebut berasal dari sejumlah daerah yang ada di provinsi Jatim mulai dari Malang, Banyuwangi, Pamekasan dan Kediri. Bahkan ada yang dari luar pulau. Namun meskipun begitu masih ada warga Jatim yang berangkat ke Jakarta.

“Tetapi jumlahnya tidak besar, mereka yang berangkat secara perorangan. Karena dia yang berangkat perorangan dengan alasan keluarga. Di mana ingin menjenguk keluarganya yang ada di Jakarta,” beber Luki.

Menurutnya, penghadangan sendiri terhadap warga Jatim yang hendak ke Jakarta dilakukan sejak 18 Mei 2019 hingga saat ini.

“Terbaru, tadi malam ada hampir 100 warga dari Kediri yang dipulangkan. Sebab mereka hendak pergi ke Jakarta. Lantas membuat saya agak tegang, ungkap Luki. [asp]

Komentar

Artikel Terkait