Sembilan Jiwa Mengungsi Akibat Longsor

Sembilan Jiwa Mengungsi Akibat Longsor

Telusur.co.id

Akibat tebing longsor di Desa Parungkamal, Jawa Tengah, sembilan jiwa dari dua keluarga harus mengungsi.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas, Jateng, Prasetyo Budi Widodo, Minggu pagi (25/2/18).

“Berdasarkan laporan yang kami terima, tebing longsor itu terjadi pada Sabtu (24/2) sore saat hujan lebat mengguyur Grumbul Tlampok RT 03 RW 06, Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir, Banyumas,” kata dia.

Hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir itu, lanjutnya, mengakibatkan tebing setinggi 20 meter dengan panjang material longsoran 50 meter.

Menurut dia, material longsoran itu menimpa bagian rumah induk milik Sunarto (60) yang dihuni empat jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor itu meskipun sebelum kejadian keluarga korban sedang berada di dalam rumah. Saat terdengar suara mencurigakan, keluarga korban segera ke luar dan ternyata tebing di belakang longsor hingga akhirnya menimpa bagian rumah induk mereka.”

Gerakan tanah, lanjutnya, masih terus terjadi dan masuk ke dalam rumah.

Selain menimpa rumah Sumarto, material longsoran itu membawa rumpun pohon bambu dan menimpa atap bagian belakang rumah Kiyem (60) yang dihuni lima jiwa.

“Akibat kejadian tersebut, keluarga Pak Sumarto mengungsi ke rumah Pak Warjo (40), sedangkan keluarga Bu Kiyem mengungsi ke rumah Pak Sutar (30),” kata Prasetyo.

Personel BPBD Banyumas bersama SAR Banyumas telah mengecek lokasi kejadian dan melakukan pendataan pada Sabtu (24/2) malam.

“Hari ini (25/2) kami bersama sejumlah sukarelawan dan warga setempat akan menggelar kerja bakti untuk menyingkirkan material longsoran yang menimpa rumah Pak Sumarto dan Bu Kiyem,” katanya. [ipk]

Komentar

Artikel Terkait