Retno: KPAI Akan Terus Kawal Kasus Chat Porno

Retno: KPAI Akan Terus Kawal Kasus Chat Porno

Telusur.co.id - Jakarta | Beberapa waktu lalu, polisi telah melakukan penangkapan terhadap oknum guru berinisial TS yang kedapatan mengirimkan chat porno kepada siswa di Sekolah BPK Penabur Jakarta.

Meski oknum guru tersebut sudah mendapatkan sanksi tegas dari sekolah dan menjadi tahanan kepolisian, namun Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai lembaga pengawas tetap menjalankan fungsi pengawasan.

Usai mendatangi sekolah BPK Penabur Komisioner KPAI, Retno Listyati mengatakan bahwa pihak sekolah telah menyediakan psikolog bagi korban, akan tetapi proses tersebut harus seijin orang tua korban.

“Pihak sekolah sangat cepat merespon pengaduan orang tua korban, dimana oknum guru terlapor langsung di non aktifkan pada hari laporan diterima sekolah, dan siangnya oknum guru tersebut langsung ditahan pihak kepolisian,” ujarnya di Jakarta, Selasa (22/8).

Menurut Retno, pihak sekolah juga amat menyesalkan peristiwa ini terjadi, namun dengan kesigapan orang tua murid cepat diketahui sehingga dapat mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

“Tadi kami bertemu pihak sekolah dan kami sudah meminta keterangan pihak sekolah, memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik, serta memastikan jaminan keberlanjutan hak atas pendidikan para korban pasca terbongkarnya kasus ini,” ucapnya.

Dalam pengawasan hari ini dikatakan Retno, pihak KPAI tidak hanya bertemu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, konselor (guru BK), akan tetapi KPAI juga berkeliling sekolah untuk memastikan proses pembelajaran kondusif di sekolah dan terutama di kelas korban.

Terkait kasus hukumnya, tambah Retno,KPAI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk bekerja, namun sebagai lembaga pengawas KPAI tetap mengawal dan memastikan penggunaan UU Perlindungan Anak dalam kasus ini karena korban masih berusia anak.

“Kunjungan ini merupakan rangka menjalankan tupoksi pengawasan dalam perlindungan anak sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak,KPAI mendatangi langsung sekolah Penabur ini,” ujar Komisioner bidang Napza, Pornografi dan Cyber Crime Margaret Aliyatul Maimunah.| red-06 |

Komentar

Artikel Terkait