| Kalbar | Konflik di tubuh Partai Hati Nurani Rakyat berimbas ke berbagai daerah. Salah satunya Kalimantan Barat.
Sebab, masyarakat di Kalbar, tidak terima dengan pemecatan yang dilakukan Hanura terhadap Oesman Sapta Odang, yang juga tokoh dari Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.
Ketidak terimaan itu disampaikan melalui spanduk yang dibentangkan di depan SPBU. Dalam spanduk tersebut bertuliskan, “Jangan Coba-Coba Ganggu Orang Tua Kami, Pemimpin Kami. Kami Siap Mati Bela Tokoh Masyarakat Kalbar, DR. H Oesman Sapta.”
Pada bagian kiri spanduk, terdapat gambar OSO. Dan dibagian kanan, ada logo bertuliskan Borneo Black Belt, Kalimantan Barat.
Diketahui, 27 DPD dan 401 DPC Hanura menyatakan mosi tidak percaya terhadap OSO. Bahkan mereka menggelar Munaslub setelah Sekjen Hanura, Syarifuddin Sudding memecat OSO sebagai Ketum.
Dalam Munaslub yang digelar kemarin, Kamis (18/1/18), terpilih Marsdya (Purn) Daryatmo sebagai Ketum. [ipk]