Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sepanjang setengah hari Jumat 15 kali kelauarkan letusan.
Dalam keterangan tertulis yang diterima, Deny Mardiono AMd, staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, menyampaikan, laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, mengeluarkan asap .
Asap kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 100-200 meter di atas puncak kawah.
Pada saat tidak ada letusan, puncak gunung api Anak Krakatau tidak terlihat lagi. Tidak terdengar suara dentuman dan tidak teramati awan panas.
Aktivitas kegempaan letusan 27 kali, amplitudo 12-25 mm, durasi 32-211 detik. Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 4-25 mm (dominan 10 mm).
Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 KM dari kawah.[]